Negara Paling Aneh Di Dunia

Share:

Tahukah Anda: ADA NEGARA PALING ANEH DI DUNIA ???
RAHASIANYA TERLETAK PADA KETAQWAAN DAN TAWAKAL KEPADA ALLAH SWT

Berikut uraiannya :
Seluruh rakyatnya..
Yang tua,muda,pria,wanita
Bahkan bayi begitu Brojoool...lahir ke dunia
Negara sudah menyiapkan sebuah rumah untuknya
Begitu usia sekolah
Silahkan...sekolah atau kuliah dimana saja boleh milih
Negara yg membiayai Bahkan...diberi uang saku
Setelah tamat belajar:
Silahkan pilih pekerjaan
Pokoknya masih didalam Negara
Pasti Negara memberi kerja dengan Gaji yang lebih tinggi dari Expatriat (TKA) utk kualifikasi setara & sejenis.
Rakyat Harus lebih tinggi dari Pendatang Asing
Bila waktu menikah tiba
Suami boleh punya 4 (empat) istri
Negara menyediakan untuk masing masing dari setiap Istri: Rumah,Pembantu & Supir.
Bila Istri melahirkan: Pilih rumah sakit mana saja...
Negara yg bayar
Negara ini...
Menyewa USA Naval dan Army
Untuk menjadi Prajurit menjaga Keamanan Negara
Negara ini membayar Polisi dari Pakistan
Untuk menjaga & mengatur Lalu Lintas
Tetapi...
Jendral Komandan Pimpinan Kesatuan Harus tetap Rakyat Setempat Warga Negara Asli
Negara ini...
Tahun 2015 - 2016
Pendapatan Perkapita (GDP) adalah US$132ribu atau setara dengan Rp1,7Milyar perkepala/tahun
Di Negara ini...
Tidak ada Pajak untuk rakyatnya
Apakah ada Bank?
Ada
Tapi...
Tidak ada Riba
Kadang..
Bila hari Ulang Tahun Raja
Seluruh hutang Rakyatnya kepada Bank Dihapuskan oleh Raja.
Rakyat...tidak punya hutang
Negara ini dinobatkan sebagai "NEGARA TERMAKMUR DI DUNIA" Selama lebih dari 20 tahun oleh Organisasi Dunia: World Bank & IMF
Negara ini Adalah...
"Q A T A R"
Sebuah Negara Kerajaan yg menjadikan Al-Qur'an sebagai Undang-undang & Hukum positif.
Tidak ada Hukum atau Undang-undang yg lebih tinggi dari Al-Qur'an
Negara Paling Kaya Nomor 1 di Dunia
Negara yg tidak punya hutang kepada negara manapun
Negara dengan Urutan nomor 1 Pendapatan Perkapita (GDP) "TERTINGGI SEDUNIA"
Menurut:
IMF GDP Qatar = US$132,870 (Rp1,73Miliar)
World Bank GDP Qatar = US$141,543 (Rp1,85Miliar)
Dengan kata lain Gaji UMR/Pendapatan rata-rata penduduknya Rp154juta/bulan: Setara dg Gaji Direktur/Orang Menengah Kaya di Indonesia
Bahkan diprediksi tahun 2017 GDP Qatar mencapai US$145.894
Pendapatan per kapita digunakan sebagai tolok ukur kemakmuran & tingkat pembangunan sebuah negara: Semakin besar pendapatan per kapitanya, semakin Makmur negara tersebut
Data link:
List of countries by GDP (PPP) per capita
https://en.wikipedia.org/…/List_of_countries_by_GDP_(PPP)_p…
Ini adalah Bukti Janji Allah SWT dalam AL-QUR'AN :
وَلَوۡ أَنَّ أَهۡلَ ٱلۡقُرَىٰٓ ءَامَنُواْ وَٱتَّقَوۡاْ لَفَتَحۡنَا عَلَيۡہِم بَرَكَـٰتٍ۬ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِ
"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami (Allah) akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi."
(QS.Al-A'raaf: 96)
(http://www.refernews.com/top-10-richest-countries-in-world-…)
4 dari 10 negara Termakmur di dunia adalah negara mayoritas Muslim yg menerapkan Al-Quran sbg hukum tertinggi
Padahal negara yg tandus tdk punya apa2 & hanya mengandalkan minyak yg itupun telah di eksplorasi sejak lama namun tdk habis-habis
===
INDONESIA...
"HARUSNYA" BISA JADI NEGARA PALING MAKMUR SEDUNIA KARENA KITA PUNYA ALAM YG SANGAT KAYA DARIPADA TANAH ARAB
TAPI SAYANG...
ISLAM MALAH DICAMPAKKAN
PADAHAL MERDEKA "ATAS BERKAT RAHMAT ALLAH"
وَلَـٰكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذۡنَـٰهُم بِمَا ڪَانُواْ يَكۡسِبُونَ
"... tetapi mereka mendustakan [ayat-ayat Kami] itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya."
(QS Al-A'raaf: 96)
***
Kita sebagai warga negara yg negaranya tdk menjadikan hukum Al-Quran sbg hukum Tertinggi, stidaknya terapkanlah dalam pribadi kita Al-Quran sbg Hukum Tertinggi & menjadikan Pedoman Hidup, maka Allah SWT akan memakmurkan hidup kita,Amin..
Sebagaimana dikatakan dari ‘Umar bin Khaththab Radhiyallahu ‘Anhu, dari Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya kalian sungguh-sungguh bertawakal kepada Allah, sungguh Allah akan memberi kalian Rezeki sebagaimana Allah SWT memberi Rezeki kepada seekor burung yang pergi dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang,”
(HR. Imam Ahmad, Tirmidzi)

No comments