Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Kurangi Risiko Kanker dan Alzheimer

Share:

Menurut Wikipedia,  Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica).

Pemrosesan kopi sebelum dapat diminum melalui proses panjang yaitu dari pemanenan biji kopi yang telah matang baik dengan cara mesin maupun dengan tangan, kemudian dilakukan pemrosesan biji kopi dan pengeringan sebelum menjadi kopi gelondong. Proses selanjutnya yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi. Setelah penyangraian biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi sebelum kopi dapat diminum.

Meminum kopi sebanyak tiga cangkir dalam sehari diyakini memiliki dampak positif untuk kesehatan. Bahkan, para ahli menemukan bahwa konsumen yang rutin meminum kopi, diketahui 17% lebih kecil kemungkinan mati muda. 

Dilansir The Sun, mereka juga melihat risiko kematian jantung mereka turun seperlima. Begitu juga dengan penyakit Alzheimer mengalami penurunan hingga seperempat, serta penyakit hati lebih dari sepertiga. 

Peminum kopi yang sering juga diketahui 18% lebih kecil kemungkinannya terkena kanker daripada mereka yang hanya meminum sesekali saja. Tidak berhenti di situ, Konsumsi kopi yang tinggi juga dapat mengurangi risiko asam urat dan mengurangi kemungkinan diabetes tipe 2. 

Penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal, menyimpulkan beberapa cangkir kopi sehari lebih cenderung menguntungkan kesehatan daripada menyakitinya. Kendati begitu, mereka belum dapat memastikan apakah kesehatan itu karena kopi atau kebiasaan lainnya yang memanh dilakukan oleh para peminum kopi itu.

"Kesimpulan utama adalah konsumsi kopi moderat tidak hanya aman, namun lebih mungkin dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan pada mayoritas orang dewasa. Tapi ada kemungkinan hubungan dengan kesehatan lebih baik disebabkan oleh hal lain yang mungkin dilakukan peminum kopi," kata Associate Professor di University of Warwick, Oyinlola Oyebode. 

Peneliti dari Universitas Southampton, Julie Parkes, mengatakan bahwa senyawa biologi dalam kopi kemungkinan bertanggung jawab atas efek perlindungan tersebut. "Sepertinya kabar baik untuk peminum kopi biasa. Temuan menunjukkan minum kopi lebih cenderung menguntungkan kesehatan ketimbang menimbulkan bahaya. Dan untuk pria, tidak ada risiko nyata dengan konsumsi sedang. Bukti menunjukkan tiga sampai empat cangkir sehari adalah jumlah ideal," papar dia. 

Kendati begitu, para ahli pun sepakat ada saat-saat tertentu ketika seseorang diimabu untuk menjahi kopi. Para periset memperingatkan terlalu banyak minum kopi, dapat berbahaya bagi perempuan hamil dan dapat meningkatkan kemungkinan patah tulang pada pada perempuan.

1 comment: