Bulan puasa Ramadhan 2018 hanya tinggal menghitung hari lagi. Bulan ramadhan tahun ini jatuh pada tanggal 16/17 Mei 2018. Bulan yang sudah lama ditunggu oleh seluruh umat Islam baik di Indonesia maupun di seluruh belahan bumi.
Momen Ramadhan juga identik dengan hari berkumpulnya sanak keluarga yang pada hari-hari biasa sedang merantau atau jauh dari kampung halaman, terkecuali bagi mereka yang memang berdomisili di Kota. Kepulangan sanak keluarga dari tempat jauh ke kampung halaman pada moment ini sering disebut dengan Mudik. Di berita televisi sering sekali kita melihat acara tv menayangkan informasi-informasi mengenai arus mudik di setiap kota.
Nah, bertepatan dengan hal ini, kami akan memberikan beberapa tips yang harus kalian lakukan sebelum berangkat mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi baik sepeda motor maupun mobil. Tips ini perlu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan selama perjalanan mudik tersebut. Berikut beberapa tips yang akan kami bagikan demi kelancaran perjalan mudik kalian para pembaca blog kami.
1. Periksa Kondisi Kendaraan
Nah, untuk tips pertama ini merupakan hal yang benar-benar harus kalian lakukan sebelum berangkat mudik. Anda bisa mengeceknya di bengkel Mobil atau motor terdekat. Bagian-bagian motor utama yang harus diperhatikan yakni mengecek Rem motor, apakah berfungsi dengan baik atau malah blong, juga memeriksa keadaaan Ban. Ban yang tipis atau bocor sering sekali menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas, terlebih lagi di musim mudik ini, yang tentunya jalanan akan sangat ramai mengingat banyaknya pemudik yang juga memanfaatkan moment Ramadhan ini untuk berkumpul dengan sanak keluarganya.
2. Jangan Membawa Penumpang Yang Melebihi Kapasitas Kendaraan
Hal ini juga seringkali diabaikan oleh beberapa orang, dengan memaksa kendaraan pribadi ditumpangi dengan kapasitas yang melebihi kemampuan kendaraan tersebut. Misal, untuk sebuah motor, sejatinya hanya bisa ditumpangi oleh 2 orang saja, beda halnya jika Anda memiliki seorang anak dengan usia masih dibawah 7 tahun, maka pada situasi ini, berkendara bertiga masih dianggap wajar, namun jika anda membawa 2 orang Anak, maka kapasitas motor tersebut akan melebihi batas maksimalnya.
Untuk yang mudik dengan menggunakan mobil atau kendaraan beroda 4, jika maksimal kapasitas mobil hanya bisa menampung 7-8 orang, maka sebaiknya jangan digunakan mudik dengan jumlah penumpang yang melebihi batas maksimal tersebut.
3. Bawa Uang Tunai Yang Cukup
Uang tunai yang dimaksud disini adalah uang yang benar-benar real atau uang kertas, karna tidak selamanya disetiap tempat terdapat mesin ATM dan juga tidak semua toko yang menerima pembayaran dengan menggunakan kartu Debit dan Kartu Kredit. Membawa uang tunai juga disini tidak harus berlebihan, sebaiknya sebelum berangkat, sebaiknya anda membuat rincian dana yang mungkin akan Anda keluarkan dalam perjalanan nanti. Buat perhitungan yang akurat sebelum melakukan perjalanan, uang tunai tersebut biasanya digunakan untuk keperluan pengisian bahan bakar, biaya makanan, biaya WC Umum yang biasanya berbayar, dan lain sebagainya.
4. Bawa Makanan dan Minuman Yang Cukup
Sebelum berangkat, Anda juga harus menyiapkan bekal makanan dan minuman untuk perjalanan nantinya. Jika anda berfikiran, kan jika lapar, kita tinggal mencari warung makan saja. Jelas itu adalah kesalahan sepele tapi sangat beresiko. Maksudnya, jika anda berada dalam kemacetan, dan anda tidak menyiapkan bekal makanan dan minuman dan anda berada pada posisi sangat lapar dan haus, dapat Anda bayangkan sendiri bagaimana sulitnya jika hal itu terjadi.
Kemacetan dijalur mudik memang tidak bisa ditebak kapan dan berapa lama. Untuk itu, bekal makanan dan minuman sangatlah penting untuk kalian konsumsi jika kalian berada di tengah-tengah kemacetan yang sangat parah.
5. Menyiapkan GPS atau Peta
Untuk hal ini, berlaku bagi pemudik yang belum menghafal jalan dengan baik. Untuk mengatasi tersesat dalam perjalanan, kalian harus membawa Peta, atau jika kalian sudah menggunakan sebuah smartphone. Maka kalian bisa memanfaatkan smartphone kalian sebagai GPS, karena di Era modern ini, sudah sangat banyak terdapat GPS Online yang bisa kalian manfaatkan sebagai pengganti peta. Aplikasi tersebut antara lain Google Maps. Waze dan lain-lain sebagainya.
6. Mematuhi Tata Tertib Lalu Lintas
Jadilah pengendara yang baik, tidak perlu mengebut atau asal selap selip dengan alasan ingin cepat sampai. Biarlah berkendara lambat asalkan sampai dengan selamat. Dalam berkendara, jangan hanya takut pada rambu lalu lintas yang disekitarnya ada Polisi yang berjaga. Meskipun tak ada polisi disana, kalian juga harus tetap mematuhi peraturan yang berlaku demi keuntungan bersama. Khusus pengendara moto, gunakanlah helm yang berstandar SNI dan jangan lupa untuk selalu menyalakan lampu motor.
7. Istirahatlah Jika Anda Lelah
Kelelahan dalam berkendara seringkali menjadi penyebab Laka Lantas diseluruh dunia, jadi bukan hanya di Indonesia. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda harus beristirahat saat kelelahan. Beristirahatlah ditempat yang aman seperti di rest area atau pun di masjid. Jika keadaan tubuh sudah fit, kembalilah berkendara.
Nah, itu tadi beberapa tips yang harus kalian perhatikan sebelum memulai perjalanan jarak jauh atau mudik. Utamakan keselamatan anda. Agar rencana berkumpul bersama keluarga dapat terwujud tanpa kendala apapun. Selamat bermudik, semoga perjalanan Anda di mudahkan. Aamiin.

No comments